Sekilas Info
Home | Inspirasi | KULINER

KULINER

Week end itu terkadang identik dengan wisata kuliner.  Begitupun jam makan siang di hari kerja, itu identik dengan soal kuliner. Sebelum melakukan aktivitas itu, cobalah simak ini …………….

solaria1Pilihan bisa tempat bisa dari bentuk kedai sampai resto. Pilihan menu itu buanyak sekali. Agar laparnya terasa,  dan nikmatnya makan juga terasa, mungkin ada baiknya menyimak ini.

jaco donut Warteg itu icon kedai fastfood asli Indonesia, begitu pun halnya dengan Warung Padang, Warsun, Bebek Lamongan, Mendoan & Sroto Sokaraja, Masakan Manado, Bebek Kaleyo, dan ratusan atau bahkan ribuan karya anak bangsa asli Indonesia.  Ada juga Ayam Goreng Kalasan, Warung nDesa, Cibiuk, Warung Ampera, Bakmi Japos, dsn ribuan nama kaliber warung sekelas resto, sampai yang sekaliber Solaria, Jaco Donnat, Rumah Makan Sederhana,  dan masih banyak lagi. Semua itu adalah icon kedai dan resto asli Indonesia.

 

Borjo Mabok

Borjouisme di negri Anemia,  berkembang pesat sejalan dengan berkembang biaknya varitas  Ori Imitation @KW4Inside . Kaum ini memandang rendah kedai dan resto asli Anemia. Entah mengapa dan memang sepertinya akibat sifat jahilyahnya,  menyebarnya varitas Ori Imitation @KW4 Inside bersamaan dengan maraknya pembukaan kedai dan resto dari luar Anemia.  Bahkan oleh sekelompok provokator plus ilusionis yang juga warga Anemia tertentu, penduduk telah disihir untuk meninggalkan atau minimal mengurangi kunjungan ke kedai dan resto asli Anemia. Berbagai cara dilakukan dan semuanya bersifat publikasi serta menggunakan public figure yang sedang ngetop di negri Anemia.

bebek-kaleyoMedia di negri Anemia seolah juga berhasrat banget membantai habis kedai dan resto asli Anemia. Berita flue burung, wabah anthrax atau serupa itu sempat pula ramai di media-media di negri Anemia. Pemberitaan yang terkadang memanfaatkan figur dari kementerian pakan atau dirjen kesehatan keafiatan, menayangkan gambar yang seolah dirancang agar membangun kesan asosiatip yang meyimpulkan kedai dan resto asli Anemia itu sumber penyakit.  Pengambilan gambar ayam asli Anemia pun dipilih yang sedang sekarat ( sebenarnya pemirsa tv tidak tahu persis karena apa itu semua ? asli terkena virus atau beberapa waktu sebelum shooting memang sudah disuntik tertentu oleh pihak yang merancangnya )

Boosting effect dari kampanye negative dan gerakan basmi habis kedai dan resto asli Anemia adalah meng-quote pernyataan sang figur yang dengan semangat menjelaskan bahayanya mengkonsumsi ini “penyakit seperti ini mematikan dan menular kemanusia, segera dimusnahkan” ( terambil gambar saat sang tokoh menunjuk ke arah ayak sekarat ). Warga bodoh dan warga yg angin-anginan tentu tersihir dan akan menjauhi kedai dan resto asli Anemia dan ….. memilih “aman” dengan makan di kedai atau resto berlisensi asing.

Alhamdulillah…. hal seperti ini tidak terjadi di Indonesia.  Amanlah para pejabat,  para pakar virus Indonesia casino online hari akhir,  hisab kubur atas pahala dan dosa bakal tergolong bagus, karena mereka mencintai rakyat dan tidak sudi untuk membodohi rakyatnya.

Cintailah Produk2 Indonesia

Pejabat sampai rakyat dari varitas Ori Imitation @KW4 Inside di negri Anemia tidak terlaku suka, bahkan para birokrat dan politisi di Anemia dari varitas Ori Imitation @KW4  berencana untuk menghambat laju pertumbuhan kedai dan resto asli Anemia. Mulai dari memenuhi desakan entah darimana agar kedai dan asli Anemia dikenai pajak sebagaimana kedai dan resto berlisensi asing ( sekilas masuk akal ), sampai tekanan wajib bersertifikasi “boleh dimakan” yang dikeluarkan oleh BSBA ( Badan Sertifikasi Boleh dimakan Anemia ), sampai penggusuran-penggusuran.

warteg (1)Penggiat “Aku Cinta Produk Anemia” dan para pakar ekonomi kerakyatan Anemia, mempertanyakan ide pengenakaan pajak yang digulirkan oleh birokrat politisi ekonom varitas Ori Imitation @KW4 : “ini bagaimana cara berpikirnya. Negara ini dibentuk untuk melindungi penduduk asli, mensejahterakan penduduk asli, memakmurkan rakyat secara berkeadilan sosial. Mereka yang membuka kedai dan resto asli Anemia itu tidak minta lowongan kerja, justru malah membuka kesempatan kerja dan secara langsung menghidupkan sektor pertanian asli Anemia, menggunakan produk asli Anemia, bukan penyelundup, mestinya diberi insentip dong. Kalau perlu justru dibina  agar mutu semakin bagus, diberi slot fasilitas yang memadai, bukan diterlantarkan apalagi digusur-gusur, dilindungi dari serbuan dan tekanan kedai dan resto berlisensi asing.  Ini pemikiran aneh ? “.

Khusus untuk label “Boleh Dimakan” yang bersumber pada religi, kaum intelektual yang relegius sejati berpendapat “Aturan ini bagus, masuk akal dan religius namun sebaiknya dijaga dari potensi menjadi sumber penyelewengan berkedok agama.  Jangan pula digunakan untuk mengancam pihak yang belum paham dan pengelola kedai dan resto asli Anemia. Mereka itu menjadi benteng negri Anemia,  kedai dan resto asli Anemia 100% menggunakan bahan baku asli Anemia”.  Para tokoh ini menyadari bahwa semua yang asli Anemia itu sebenarnya katup pengaman yang telah/dapat menyelamatkan negri Anemia dari krisis yang pernah terjadi.  Bahkan ibarat kata, seandainya dunia memboikot supply pangan ke negri Anemia, maka kedai dan resto asli Anemia inilah yang bakal dipuji-puji.

Pedagang Kai5 juga ada di negri Anemia. Terkait penggusuran-penggusuran pedagang K5,  LPPK5 ( Lembaga Pembela Pedagang Kaki 5 ), suatu LSM di Anemia yang fokus mencermati perilaku penggusuran dan efeknya pada ketahanan pangan nasional Anemia, mengatakan “Tidak ada pedagang yang membuka dagangan tanpa ada pasar, mereka bukan orang bodoh, mereka punya pemahaman pasar dan kehidupan, mereka punya naluri dagang. Kalau ada apartmen, ada mall, ada perumahan mewah, ada perkantoran, tentu ada pekerja atau penghuni apartmen atau pengunjung mall, mau menyantap makanan asing. Para profesional muda yang Cinta Produk Dalam Negrinya, sekarang bangkit mencintai kuliner asli Anemia.  Untuk yang lain ada karena motiv harga yang ekonomis. Jadi mereka itu menghadirkan solusi, melayani negri, menggunakan produk asli dalam negri. Aneh kok digusur-gusur ngak keruan. Kalau bikin macet, itu karena mereka mampunya sebegitu. Mestinya ada aturan yang mewajibkan pengelola mall, pengusaha apartmen, pengelola dan pengusaha gedung perkantoran, untuk ada slot kedai dan resto mereka. Rasionnya merujuk pada berapa mulut yang biasa ada di sekitar kawasan itu. Asal jangan dipalak atau dipermainkan. Kalau perlu diberikan insentip, sebab mereka itu pejuang Anemia dijaman modern ini”.

Bersyukur, Indonesia punya media, industriawan, menteri2, pengiat dan  LSM, generasi muda dan rakyat yang semuanya  mencintai kuliner asli Indonesia.

 

Scroll To Top