Sekilas Info
Home | Inspirasi | Gaya Hidup | BLACKBERRY NGAPAIN?

BLACKBERRY NGAPAIN?

Exclusive, then open to all Android, and then Close not for Apple”s user…….. ngapain ya ? ragu2?  mau tewas atau apaan ?

Z10 & Fitur Messenger

Blackberry akhirnya membuka eksklusivitas fitur BBM, pembukaan ini dilkakukan setelah meluncurkan smartphone yang “nyleneh” untuk tradisi bentuk smartphone Blackberry – namanya juga nyleneh : Entah kebetulan atau memang disengaja sebagai sinyal ke stakeholder, penamaan Z10 itu memang aneh. Z itu huruf terakhir, 10 itu “dari ada menjadi tiada”.  Konon respons pasar atas ini tidak sehebat yang diperkirakan para penjual gadget di pusat2 eletronik.  Banyak yang menyimpulkan BB telah  ”gagal” dipasaran, bahkan konon Blackberry merumahkan  ribuan pekerjanya.

Paska inovasi yang disimpulkan oleh beberapa pengamat sebagai kegagalan Blackberry, kumpeni ini merilis resmi bahwa fitur BBM yang semula ekslusif hanya bisa digunakan di smartpone BB, mulai saat itu bisa digunakan dengan cara mendownload aplikasi BBM secara gratis. Namun selang beberapa hari kemudian,  dikabarkan bahwa BB mencabut kembali pembukaan eksklusivitas yang dikatakan sebagai uji coba, dan khusus kepada pemakai produk Apple yang sudah download, tetap bisa menggunakan fitur BBM itu. Kita belum tahu apa kata pengamat di pasaran terkait sikap “ragu2″ ini.

Fakta Sejarah

Sebelum tahun 2000,  belum ada smartphone, yang ada namanya ponsel (cellularphone), versi lebih canggih dari sekedar handphone. Nokia, Siemens, Ericsson adalah bagai tiga serangkai yang menjadi garda terdepan menjelajah seantero pasar dunia. Dibelakangnya ada Sagem, Motorola, Philips, dsb yang berusaha menerobos ke jajaran depan.

Semua produsen bersaing menawarkan fitur ponsel produknya, yang semula terbatas pada voice dan sms saja; kemudian ditambahkan kemampuan momorynya, kemampuan baterenya, mutu chasingnya, dsb.  Persaingan berkembang ke fitur, mulai dari fitur senter, fitur radio, fitur tv, fitur camera, dsb.  Bisa dikatakan pasar ingin dimanjakan dengan cukup beli ini, maka anda dapat sekian banyak fungsi alat.

Persainganpun terus berlanjut di sisi layar dan aplikasi. Aplikasi yang hebat adalah aplikasi yang memungkinkan ponsel klas diatas, semakin leluasa untuk apa saja tanpa kehilangan akses ke rekan/koleganya yang menggunakan ponsel klas di bawahnya.  Bahkan bisa berbagi ( baca : pamer ) kehebatan fitur ponsel dengan mengirimkan hasil dari fitur yang ada di ponsel klas atas itu.

Pada seputar tahun itu, Blackberry menawarkan fitur aneh, yakni “semacam SMS murah” dan HANYA bisa dipakai antar ponsel BB.  Ini anomali produk dan pemasaran. Tentu saja respon pedagang tidak terlalu tertarik untuk jualan ponsel aneh seperti itu. Mungkin menyadari akan potensi respons yang “menolak”, maka BB membangun jaringan penjualan yang dioperasikan dan dikendalikan langsung.  Setelah beberapa waktu kemudian  (alasan yang tahu persis tentu saja fungsi strategis di BB”s Headquater) hampir semua toko ponsel bisa dan senang berjualan ponsel BB.

Lima tahun kemudian BB meng-global dan menjadi lifestyle. Berbagai rilis produk ponsel 200 Chapter 17: Operationalizing Big best-data-recovery.com . diluncurkan ke pasar global, dan reaksi pasar nampak sangat bagus. Beberapa waktu belum lama, Z.10 diluncurkan. Secara bentuk, itu type revolusioner atau mendekati sebutan “aneh”.  Bulan Sept 2013 BB merilis membuka fitur BBM untuk pengguna smartphone lain yang berbasis android dengan cara men-download aplikasi terkait. Beberapa hari kemudian,  kesempatan itu ditutup lagi, kecuali bagi pemakai produk apple masih bisa menggunakannya.

New Rezim is Coming ?

BB vs IphoneApakah ada yang melihat “aneh” dari rilis Z.10 ? ada yang  ”aneh” juga dari pembukaan kesempatan memakai fitur BBM bagi semua pengguna non-ponsel BB, lalu menutupnya kembali kecuali untuk produk dari Apple ?  Silakan cerna sendiri.

Drone sudah menjelajah kemana-mana. Four Square, FB, Tweeter, Search Engine, dsb selain menghadirkan manfaat bagi pemakainya, juga memberikan manfaat bagi penyedia layanan tersebut, yakni data terkait Anda dan perilaku Anda. Ini adalah simbiosis yang mutualistis.  Bukan saja perilaku dan mobilitas Anda, namun sudah sampai ke retina dan sidik jari Anda.

Rezim ini sangat paham siapa konsumennya, bagaimana habitnya, apa kegemarannya, dsb.

Beberapa OTT sudah secara nyata menawarkan “silakan Bicara”, selain “silakan Chatting”" –  sepanjang berada di jaringan WiFi”. Seolah masih malu2 dengan platform existing ( GSM Platform ) atau ini hanya sekedar siasat ?  Mengapa kita perlu menduga sebagai suatu siasat ? Karena sekali semua layanan itu sudah dibuka dengan terang2an dan “teritori” baru sudah dikuasai dengan amat kuat, maka nomor ponsel sudah tak diperlukan lagi. Jika Anda berkenalan, cukup menyampaikan “kewarga-negaraan” Anda di rezim baru ini, yakni ID, semacam PIN BB.

Peta Telco

AT&T dikabarkan sedang merencanakan mengakuisisi operator terkemuka dan terbesar di Eropa – Vodaphone. Microsfot meng-apeal Nokia, PTT Netherlands sudah kembali ke markasnya di Belanda, France Telecom sudah berganti nama Orange sejak 2006, Alcatel, Siemens, Ericson juga mulai menghilang, Philips kembali fokus dibidang lampu, dan berbagai aksi perusahaan telco yang bermarkas di Eropa yang bisa anda rangkai sendiri.

Dibelahan Asia, fenomenanya berbeda.  Huawe, ZTE  dan beberapa pabrikan yang berpusat di China,  ”secara tiba2″  menghabisi hampir semua infrastruktur telco produk Eropa di beberapa negara Asia.  Samsung yang bermarkas di Korea,  ”secara tiba2″ sudah merajai pasar end user terminal smartphone dengan produk klas ratusan ribu sampai di atas 5 juta-an.  Seolah semua kehebatan ala produk Eropa sudah “ter-copy” sekaligus ter-deploy lebih lengkap oleh produk2 Korea dan China.  Semua produk smartphone hampir semuanya berfasilitas WiFi, mengapa ? Tentu jawabannya tidak sekedar bahwa itu karena tuntutan jaman.

Apakah ini berarti rezim baru telah terbentuk ? Silakan cerna.

Ya Emangbegitu.

Scroll To Top