Sekilas Info
Home | Inspirasi | CIRAHONG

CIRAHONG

Jika ada kereta lewat jembatan ini, mobil, motor dan bahkan pejalan kaki, tetap dapat leluasa menlewati jembatan yg sama tanpa takut tertabrak kereta. Inovatip kan ? 

Cirahong Web2Selain pemandangannya yang indah, disana terdapat jembatan kereta api yang tergolong aneh,  desain jembatan ini inovatip. Jika ada kereta lewat jembatan itu, kendaraan lain tetap bisa leluasa lewat juga tanpa takut tabrakan. Orang jalan pun dapat pula leluasa berjalan tanpa takut tertabrak kereta api.  Bentangan tebing ditengahnya jurang dengan panjang lebih dari jumlah 10 gerbong kereta penumpang kelas bagus, dpasang jembatan itu. Meski sekilas jembatan itu hanyalah jembatan untuk kereta api, namun ternyata jembatan ini dirancang juga untuk jalan kendaraan lain.

Rangka jembatan terdiri dari pengalan “kerangka terowongan” dengan lubang yang bisa untuk lewat mobil sedan atau SUV.  Tinggi sekitar 4 m dengan lebar sekitar 3 m.  Sepeda motor bisa leluasa berpapasan. Tentu saja truk dilarang melintasinya.  Kerangka terowongan baja kokoh ini dirakit memajang membentuk jembatan sepanjang sekitar 300 m.  Bagian dalam terowongan dipasang bantalan kayu yang kokoh dan masif untuk dilewati mobil, sepeda motor, dll. Bagian atasnya casino dipasang rel kereta dengan bantalan khasnya, untuk jalan kereta.

Cirahong Web1

Jika desain jermbatan seperti ini ada di bagian sudut kota Megapolitan seperti Jakarta, maka kita tidak heran.  Terlebih jika ini dibangun baru-baru ini sebagaimana terowongan di daerah Nagrek Jawa Barat, tambah nggak heran meski sama-sama kagum dengan keseriusan para perancangnya.  Apakah kuat ? tidak jelas kapan jembatan itu dibangun, namun dari “kisah” penduduk sekitar, konon jembatan ini dibangun jaman kolonial dan terlihat masih kokoh saja.  Jembatan ini terletak di daerah relatip terpencil namun indah, yakni di Cirahong.

Cirahong itu nama semacam dusun yang letaknya di perbatasan Ciamis dengan Tasikmalaya, dekat dengan perbatasan Jawa Barat – Jawa Tengah.  Disana juga sudah terdapat wisata kuliner dimana kita bisa santap siang dengan menu Jawa Sunda. Pengalaman saya 3 kali menikmatinya, selain selera dan cara penyajiannya yang mak-nyus, mutunya terjamin.  Jika pengin menikmati santapan sambil melihat keindahan kereta lewat, pilihlah seputar jam makan siang, meski jika di luar jam itu juga beberapa kereta lewat.

Jika pengin melewati jembatan itu, disana ada “petugas” yang berasal dari penduduk setempat ang mengatur dan memandunya.

 

Scroll To Top