Sekilas Info
Home | Inspirasi | DARYONO ITU SIAPA? Seorang Presdir !!!!

DARYONO ITU SIAPA? Seorang Presdir !!!!

Daryono akhir2 ini sering menjadi bagian berita di berbagai media di Indonesia. Sementara warga di Anemia, bertanya : Daryono itu sebenarnya siapa ? ………………..

Berikut catatan terkait satu dari beberapa nama dan cerita seputar Daryono.  Kata Daryono itu – banyak digunakan sebagai nama oleh orang2 keturunan Jawa ( suku di negri Indonesia ), namun juga banyak dipakai nama orang di negri Anemia.

name cardDaryono Presdir Lembaga ZIS.   Di negri Anemia, lembaga amil zakat+infaq+sodaqoh disingkat ZIS.  Sejalan dengan gerakan transformasi yang kemarin digulirkan oleh elit di negri Anemia, telah membuat kelojotan orang2 yang haus popularitas.  Orang2 ini, bukan saja merambah lembaga politik, atau memecah partai menjadi partai gurem yang nggak jelas apa maksudnya. Juga telah merasuki berbagai lembaga2 sosial seperti lembaga ZIS. Bagi awam di negri Anemia, pemecahan partai ini dan maraknya lembaga sosial,  lebih kepada ambisi beberapa orang untuk menjadi sosialita ala banci tampil plus kebelet ngetop meski secara mutu masuk kategori Ori Imitation @KW4 Inside,  seperti DR. Daryono Y, SS, PHD, MD, KFC yang menjabat sebagai PRESIDEN DIREKTUR lembaga ZIS al-Famer Thoq .

daryono makan Suatu ketika Daryono dan para ajudan2nya sedang “meeting” di sebuah resto waralaba asing yang nyaman dan enak. Gaya Daryono ini dan ajudan serta jongos2nya melebihi gaya boss-nya perusahaan jasa titipan paket di Indonesia seperti pt Pos, TiKi, dsb.  Mereka juga mengundang lunch dua tamu istimewanya : Faiz dan Bambang – dari Watch ZIS Peduli Agama – LSM Anemia yang mendorong adanya transparansi secara syariah pengelolaan lembaga amal ZIS.

Setelah mempersilakan Faiz dan Bambang untuk join lunch, kartunama pun dikeluarkan dari saku jasnya yang necis. Daryono menyebutkan bahwa nama dan gelarnya merupakan kebanggan dan menunjukan riwayat asli siapa Daryono itu.   Faiz dan Bambang pun tergelitik untuk mengajukan pertanyaan singkat terkait riwayat nama dan gelar itu.

Daryono pun menjawab “Dari Rumah Daryono Yang Suka Sekali Piza Hut Delivery Mac Donald dan Kentucky Fried Chiken“. Sementara untuk nama lembaga ZIS dimana ia menjadi Presdirnya dikatakan mengandung visi global dan profesional ”  al-Famer Thoq itu maknanya terkenal atau lebih tepatnya pengin pamer mulu alias sukanya banci tampil“ . Sedang terkait mengapa jabatannya disebutkan sebagai Presiden Direktur, Daryono bilang “Kita harus membuat nama yang baik dan mencerminkan karakter serta punya nilai jual.  Kalau misal memakai nama yang kuno sebagaimana pernah digunakan di Indonesia, seperti Ketua Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh, sepertinya sudah ketinggalan jaman“.

Asnaf manaBambang dan Faiz mengingatkan bahwa lembaga ZIS itu bukan perusahaan, kalau perlu dikerjakan secara profesional itu betul, namun maksudnya bukan tampilannya, bener2 kerja dan keikhlasannya. Keikhlasan dan ketulusan secara sungguh2 (profesional), tidak main2 dalam mengelola titipan Allah yang dialirkan melalui para muzaki.  Agar dilakukan dengan jujur dan sungguh2 menyampaikan titipan itu sebagaimana syariahnya.

Kalau perusahaan bisnis, gaji dan fasilitas ( mobil, sopir, ajudan, kantor, dsb ) diberikan di awal dengan kesepakatan ( kontrak manajemen ). Kalau lembaga ZIS, bukan seperti itu, bukan seperti perusahaan jasa titipan paket & kiriman.  Pengelola itu boleh mendapatkan bagian dari maal yang terkumpul ZIS, sebagaimana pula 7 asnaf utamanya.    Jika tujuan ZIS sendiri adalah mendelivery titipan Allah ke  7 asnaf, maka tentulah fasilitas2 itu baru diperbolehkan jika ZIS ini sudah disampaikan ke asnaf2 itu. Beberapa khalifah bahkan rela untuk memanggul sendiri membawa titipan Allah untuk disampaikan kepada keluarga fakir miskin.

Faiz dan Bambang menyarankan kepada pemerintah, para elit partai, para kyai, para generas muda di negri Anemia untuk mewajibkan semua lembaga pengelola ZIS membuat laporan yang transparan dan dipublikasikan secara terbuka, bisa diakses oleh semua orang, dan jika terjadi penyelewengan, maka BASA (Badan Anti Suap Anemia) seperti KPK-nya Indonesia, berhak memeriksanya, karena pada dasarnya itu adalah uang rakyat, uang negara, baitul maal.  Dengan demikian Undang-undang tentang ZIS yang telah diundang di Anemia beberapa tahun lalu, akan lebih dipercaya implementasinya dan mampu meringankan beban negara melalui adanya kontribusi amaliyah para warga Anemia yang sadar akan kemampuan dan nikmat dari Allah.

Ya Emangbegitu !

 

Scroll To Top