Sekilas Info
Home | Inspirasi | Gaya Hidup | KORUPSI : BERHAJI

KORUPSI : BERHAJI

Apa maksudnya Korupsi : berHajj ? …… Apakah ada hubungannya dengan adanya kasus pelaku korupsi yang “bergelar” hajj, atau ada orang melakukan korupsi untuk cari “gelar” hajj   ?  atau dua-duanya ? ……………. 

Kudeta Sosial. Ini peristiwa di acara syukuran berangkat haji ( di negri Anemia ) yang dikudeta oleh Musyrikin  menjadi ajang klarifikasi terkait adanya labil informasi, adanya kekisruhan dalam pembangunan tempat ibadah. Tercium dengan sangat menyengat ketidak transparanan proses dan laporan penerimaan dan pengeluaran sumbangan/infaq dari para jamaah yang dikelola oleh Musyrikin- seseorang yang sok mengaku tokoh masyarakat, yang suka berpidato sebagai pengurus pembangunan tempat ibadah.

Namun demikian, masyarakat umum, terutama yang sudah infaq/menyumbang merasa tidak perlu untuk membahasnya, karena takut mengurangi keikhlasan dalam ber-infaq.

Kondisi ini menurut para pengamat Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) menyebabkan sulitnya dibangun transparansi ZIS, semantara lembaga ZIS  justru semakin marak dalam beriklan, dan amat  jarang yang secara transparan menuliskan laporan sebagaimana semangatnya beriklan. Yang sering adalah kemana dan berapa yang telah disalurkan, namun berapa yang diterima sangat jarang ditemukan.   Beberapa masjid dan majlis pengajian sudah mulai menuliskan secara transparan perihal ini, karena mereka memandang bahwa ini amanah dan ada syari’ahnya.

kw4a Inside

Musyrikin adalah orang yang dikenal sebagai “tokoh masyarakat” atau minimal ia sering minta dianggap sebagai demikian, walau dari segi kualitas bisa dikatakan sebagai bertype  Ori Imitation @ KW4 Inside. Poster2nya nampang di banyak jalan dan lokasi2 majlis2 pengajian. Secara langsung atau melalui jongos2 dan orang2 bayarannya, Musyrikin membangun kesan (pencitraan) bahwa tempat ibadah ini adalah “miliknya”.

Tiba giliran Musyrikin diminta memberikan sambutan selaku tokoh masyarakat.  ”Saudara-saudara, menurut guru spiritual saya, Tuhan akan memberikan pahala balasan 700 kali bagi orang yang bersedekah, terlebih jika itu dilakukan sebelum berangkat berhaji. Sebagai tokoh masyarakat, saya ingin memberikan contoh. Hari ini saya bersedekah 10 juta, mohon panitia mencatat dan nanti usai acara agar diskusi dengan saya langsung  untuk urusan ini.”

Musyrikin melanjutkan ” Pahala balasannya saya  melalui infaq ini adalah setara dengan 7 miliar, belum lagi kalau hajinya mabrur, maka ada bonus yang lebih hebat lagi.  Itu saya pegang dan saya jalani“.

Statusisasi Diri. Hadirin  banyak yang mengangguk-angguk, namun ada dua jamaah – Faiz dan Bambang, yang tiba2 berdiri dan bertanya “mohon maaf. Kalau nggak keliru, syarat sedekah, berhaji dan ibadah apapun dan bahkan nafkah keluarga itu antara lain uang itu perolehannya halal. Bukan begitu boss ?”. Faiz dikenal sebagai anggota ZIS Watch Peduli Agama, sebuah perkumpulan anak2 muda semacam LSM  yang visinya membangun transparansi pengelolaan Zakat, Infaq dan Shodaqoh.

corruption (1) arabDengan raut sedikit marah, sang selebriti dadakan dari kaum Ori Imitation @ KW4 Inside - Musyrikin, merespons serius “sekilas ada nada minor disini, saya merasa pertanyaan anda mengandung tuduhan bahwa uang yg saya sedekahkan dan uang untuk berhaji itu dari perolehan yang haram ? atau minimal mempertanyakan asal uang itu. Nggak papa,  sebagai transparansi, saya kasih tahu ya ! uang itu murni dari gaji bulanan saya” sambil menunjukan bukti transfer dimana terdapat asal uang itu.  ”mohon panitia bisa membantu saya untuk melihat langsung apakah bukti setoran dan transfer ini benar atau palsu“.

Salah satu panitia maju dan memeriksa lalu mengatakan “demi Allah, saya melihat sendiri, bukti setoran dan transfer ini asli. Disini juga tertulis sumber dananya berasal dari tabungan untuk gaji bulanan atasnama pak Musyrikin“. Sambil merogoh kantong jas, Musyrikin mengeluarkan buku tabungan “mohon panitia juga periksa buku tabungan saya ini“. Kembali sang panitia itu memeriksa dengan lebih teliti, dan berkata “demi Allah, saya melihat sendiri buku tabungan ini atasnama Musyrikin dan tertera ada transfer untuk keperluan infaq tempat ibadah ini dan juga transfer ke biro haji“.

Hadirin dari komunitas itu mengangguk-angguk dan ada yang berseru keras menyebut nama Tuhan – Allahu Akbar !!!!! ada juga yang memuji Tuhan – Alhamdulillah .

Cartoon_Scared_Man_Being_Audited_By_the_IRS_Royalty_Free_Clipart_Picture_100222-052164-375042Korupsi 6 M lebih. Di perjalanan pulang dengan mobil keluarga berbadan besar ala Selebriti negri Indonesia,  ajudan Ori Imitation @ KW4 Inside menginfokan bahwa besok dirinya akan dipanggil BASA (Badan Anti Suap negri Anemia) semacam KPK di Indonesia, untuk diperiksa sebagai saksi pada kasus suap senilai 6,5 miliar yang melibatkan Musyrikin – si boss itu.  Namun dengan gaya khas dari Musyrikin, si boss  merespons dengan nada datar dan suara yang dibuat agar nampak berwibawa  ”okey, silahkan ! Sebagai atasanmu, saya minta kamu segera sedekah 100 ribu dari gajimu, sekali lagi dari gaji sendiri, bukan dari uang yang lain!,   agar di akhirat timbanganmu berat pahalanya !”

Sang ajudan malah tambah bingung  dan bertanya “maksud boss bagaimana to ?“. Dijawab ringan dan singkat “sudah kerjakan saja !” Ajudan tetap ngotot minta dijelaskan karena nggak paham. Lalu si boss pun terpaksa menjelaskan.

Singkat cerita menurut si boss, sedekah 10 juta dari gajinya yang akan dinilai setara dengan 7 miliar, akan menghapus dosa korupsi 6,5 miliar “bahkan masih ada sisa pahala senilai 500 juta”. “Kamu kan mendapat cipratan uang dari yang dikasuskan itu sebanyak 50 juta, dengan sedekah 100 ribu masih menyisakan pahala senilai 20 juta. Coba hitung !!! “. Sang ajudan semakin bingung

scared

Kyai Mursid. Semalaman sang ajudan,  nggak bisa tidur. Matanya menerawang ke atas berkedip2 ingin memejamkannya, namun tetap tidak bisa.  Semalaman ia menyesali kenapa mau ikutan terima uang panas.

Pagi hari uput-uput sebelum pergi memenuhi panggilan BASA,  sang ajudan  mendatangi kyai Mursid, guru agama yang paling tidak disukai oleh orang2 seperti Musyrikin.  Kyai Mursyid adalah guru sekaligus tokoh agama yang dikenalnya lurus kehidupannya, sederhana life style-nya dan konsisten menjalani kebaikan itu dalam kehidupannya, untuk meminta nasihatnya.

Sang kyai berkata “Semua amalan itu bergantung dari niatnya, dan niat yang terbaik adalah  ikhlas yang dalam Islam disebut lillahi ta’ala. Korupsi niatnya mengambil tanpa alas hak sebagaimana ketentuan dari Allah, namun lebih pada atasnama keserakahan, dan tentu bukan atasnama Allah. Kalau itu duit negara, maka itu nyolong duit rakyat namanya. Nyolong ya nyolong, walau mungkin itu sah menurut hukum buatan manusia, atau akal-akalannya merekayasa agar masuk kategori sah,  ya tetap dosa“. Sang kyai menegaskan bahwa “kalau kamu tahu bahwa uang yang kamu terima adalah dari tindakan seperti itu,  kamu ya ikutan dosa”.

Kyai Mursyid menambahkan “Jika sedekahmu dan sedekah boss-mu niatnya untuk menghapus dosa korupsi, maka tidak ada pahala atas amalan dengan niat seperti itu. Karena pahala hanya ada untuk niat yang lillahi ta’ala.  Apalagi dikatakan ada sisa pahala, tambah nggak bener. Itu kalkulasi aneh bin ajaib. Semua itu tidak ada tuntunan dalam kitab suci maupun dicontohkan nabi, itu sesat namanya. Wallahu a’lam“.

Ya Emangbegitu !

 

Scroll To Top