Sekilas Info
Home | Inspirasi | PUBER (1)

PUBER (1)

Dalam masa puber, terkadang kelakuannya aneh2.  Kalau  kita cermati, “negarawan yang masih puber”, mereka juga memiliki perilaku serupa.  ………..  Monggo !!!

Simpson FamNegarawan Puber.  Ciri pokok negarawan puber, konon antara lain minimal ada 5 :

(1) menunjukan sikap “sok” bosan.

(2) “Demam” Antagonisme Sosial.

(3) “hobi” Inkoordinasi.

(4) “style”-nya Emosi Tinggi.

(5) “Sok Percayadiri” padahal penuh ketidak percayaan diri.

Gejala ini bisa muncul bersamaan dalam satu kesempatan, namun terkadang juga satu diantara disembunyikan sementara (mungkin karena suatu sebab, misal pencitraan).

Coba simaklah berita2, foto2, dan berbagai aksi kaum yang sedang memakai topeng  ”negarawan” yang ada saat ini.

Monggo !!!

BosanSok Bosan.  Entah keracunan textbook atau bisikan the HATERS,  kaum bertopeng “negarawan” itu memandang “I don’t care about yesterday, I life to day dan prepare for tomorrow” itu sebagai “ayat suci” dalam pelaksanaan kehidupannya.

Boleh jadi karena masalalunya begitu rupa buruknya sehingga tak sedikitpun ada kenangan indah dalam kehidupan masa lalunya.

Baginya bisa hidup, makan dan sehat itu bukan anugerah Tuhan, karena kebanyakan mereka tidak mengenal Tuhan.

Bahkan sebagian menganggap agama itu seperti opium (permisalannya saja sudah menunjukan betapa koplaknya nalar  itu).

Terkadang hobinya “memodifikasi” agama2 yang ada, dan ujungnya pengin dirinya eksis di kekuasaan……. caranya macem2, dari banditisme, terorisme sampai korupstorisme.

Dalam pikiran manusia seperti ini sejarah harus dilupakan, diganti dengan sejarah dirinya……..

Mereka lebih suka menaruh orangtuanya di panti2 jompo, membiarkan para pensiunan merana, membongkar semua hal yang tidak disukainya.

Malu menjadi orang miskin tapi malas bekerja dan sukanya boros.

Otak dan jiwanya penuh kebencian pada kemapanan, pada kedamaian, dsb.

Terkadang untuk menutupi rasa negatip itu,  manusia yang sok “negarawan” tapi masih level puber ini mengatakan sebagai “rasa kebosanan”.

JasmerahSuka Berkhianat. Mengucapkan “jasmerah”, namun sepertinya hanya sedikit yang benar2 perilakunya mencerminkan kepahaman maknanya.

Kalaupun mengakui kebenaran (sejarah)  yang pernah dilakukan oleh rezim sebelumnya, namun biasanya tercampur dengan nuansa kebencian dalam wujud penolakan atau emoh untuk mengatakan “kita kembali ke jalan yang benar”.

Apakah itu bisikan the HATERS ??……. Anda lebih paham.

Apakah karena hebatnya rasa kebencian dalam bathinnya atau karena malu kalau dianggap meniru pendahulunya ? saya tidak tahu benar……. dan Anda lebih paham.

Anehnya “negarawan yang puber” ini tidak sedikitpuyn malu dianggap membebek pada Stalin, Mao Tse Tung atau serupa itu.

Baginya pendahulu2 kita terlalu banyak dosa dan kesalahan, meski akhirnya diakui mengandung kebenaran.

Ssstttttt …… coba tanyakan, apakah ia tidak punya dosa ? lha wong nafasnya saja kebencian (the HATERS), kok merasa suci….. kan aneh to ?

Baginya keburukan tokoh2 asing, dianggap manusiawi, sementara kepada pendahulunya menganggap apa ya ?  …….. Anda lebih paham.

Silakan blusukan ke berbagai situs dan simak baik2 perilaku mereka itu.

Monggo …..!!!

Ciri berikutnya “negarawan puber” adalah “sok” Antagonisme Sosial………

Begitu apa begitu ya ?

Ya Emangbegitu.

Scroll To Top