Sekilas Info
Home | Inspirasi | TERORIS

TERORIS

11651332-three-funny-cartoon-men-laughing-out-loudSiapa menteror siapa ? …..  yang satu memandang setan pihak lain, sementara yang dipandang sebagai setan justru mengatakan sebaliknya : Lu yang setan !!!.   Dan …. setan yang sebenarnya tertawa terbahak bahak ………………….  

 

Terlepas dari siapa yang setan atau ada tidaknya tuduhan miring satu pihak pada pihak lain atau aksi pencitraan dari pihak tertentu, yang jelas polisi Indonesia memiliki pasukan khusus terkait dengan ini. Dalam pemberantasan teroris, polisi Indonesia dipuji negara2 lain. Begitu cepat menemukannya, dan begitu hebat menindak bahkan banyak yang di-suspect teroris langsung bisa di DOR…..  oleh pasukan khusus dari Polisi itu.  Jika ini sebuah penegakan hukum dan perlindungan pada warga negara dari kemungkinan menjadi korban tindakan yang sangat berpotensi merenggut nyawa manusia, maka kita patut bangga dengan penegakan hukum yang dilakukan polisi ini.

Teror dan ceritanya

bom mobil meledakMengenai pengertian yang baku dan definitive dari apa yang disebut dengan Tindak Pidana Terorisme itu, sampai saat ini belum ada keseragaman. Menurut Prof. M. Cherif Bassiouni, ahli Hukum Pidana Internasional, bahwa tidak mudah untuk mengadakan suatu pengertian yang identik yang dapat diterima secara universal sehingga sulit mengadakan pengawasan atas makna Terorisme tersebut. Namun Teror artinya usaha menciptakan ketakutan, kengerian, dan kekejaman oleh seseorang atau golongan.

Meninggalnya polisi akibat penembak tak dikenal di depan gedung KPK ( minimal belum jelas dikenali sebagaimana pemberitaan yang telah ada ), juga peristiwa meninggalnya polisi yang ditembak saat sedang mencuci motor, dan beberapa kejadian serupa lainnya, seolah menggiring opini publik pada ingatan adanya teror dari sekelompok orang yang dikenali sebagai kelompok teroris atau opini adanya aksi dari kelompok bandit/mafia.

31779-phone_tap-sfullProses  menciptakan kondisi sehingga terjadi ketakutan, kengerian, dsb biasanya menggunakan alat, peraga, senjata atau benda yang dapat memberikan efek ancaman atau berpotensi membahayakan/mengilangkan nyawa. Kita sering mendengar bahwa ada pengaduan sesorang karena telah diteror oleh seseorang melalui telepon, terkadang dinamakan “teror telepon”. Ada yang dikirimi sayap ayam sayur yang masih berlumuran darah, namanya “teror ayam sayur”. Dan sebagainya. Alat/sarana  yang digunakan untuk menciptakan ketakutan, kengerian dan serupa itu, semakin banyak ragamnya.

Senjata Berbahaya

131844_620Di Amerika, satu peluru kaliber 5 mm yang mematikan SATU orang tak bersalah,  telah membuat polisi AS mencari sampai ketemu, siapa pelaku penembakan itu. Walau sekalipun ternyata setelah ditelusuri, peluru itu meletus akibat dipakai main2 oleh anaknya yang belum dewasa, anak yang belum paham benar apa konsekuensi riilnya jika meletus (dalam dunia nyata, bukan dunia maya).  Undang-undang mengatur tentang kepemilikan senjata api, antara lain anak2 tidak diijinkan untuk memiliki, menguasai dan membawa senjata api.

penembak brutal ASAnak2 dibawah umur yang  ternyata sudah mengerti cara meletuskan pistol itu karena biasa memainkan GAME. Orangtua yang sibuk dan  ”lalai” meletakkan pestol sehingga mudah diambil anak2 saat sedang ada kesibukan bersama isterinya.  Contoh dan pembiaran perilaku brutal oleh orangtua,  yang dicontoh anak-anaknya bahkan mungkin malah justru dibanggakan karena perilaku kebrutalannya.

Apakah ada orangtua Amerika yang sengaja membelikan pestol untuk anak yang masih belum baligh. Silakan googling beberapa kasus penembakan “tak sengaja” anak2 Amerika seperti di virginia, colorado, dsb.  Bagaimana pula polisi Amerika menanganinya.

Situasi di Indonesia

Indonesia tidak memiliki tradisi kerajinan tangan rumahan pembuatan senjata api sebagaimana di Amerika, namun senjata atau senapan untuk berburu, sudah menjadi bagian casino online dari tradisi atau industri rumahan.  Sejata berburu mulai dari golok sampai senapan angin atau senapan berburu.

ananda mikolaIndonesia tidak mempunya tradisi balapan mobil ala formula-1 maupun ala drug race, karena itu sirkit Indonesia yang dibangun lebih dulu dari sirkit di negri Jiran, tidak menarik.  Salut sama keluarga pak Tinton, keluarga pak Asmasoebrata dan keluarga-keluarga serupa lainnya yang mendedikasikan diri mempopulerkan Indonesia melalui balap mobil formula.

alexandra asmasoebrataMudah2an rakyat Indonesia semakin menyadari bahwa keluarga2 seperti ini berkarya nyata untuk mempopulerkan Indonesia secara positip melalui “kebut-kebutan” mobil.  Hartanya, waktunya dan kemahiran keluarga2 ini disalurkan secara jelas dan punya aturan di tempat yang semestinya,  memberikan efek positip bagi citra Indonesia, tidak kebut-kebutan  liar ala kampungan yang liar.

“Teror Jalan Raya”

Apakah publik menyadari atau tidak bahwa terdapat jenis “teror” yang lain misalnya “teror jalan raya”, belum ada penjelasan resmi. Teror jalan raya atau lalulintas bukanlah teror yang diciptakan oleh polantas, namun situasi kengerian dan ketakutan di jalanan yang mengancam keselamatan dan jiwa siapa saja.  Misal, kasus Apriani di seputar Stasiun Gambir, memberikan kesan publik bahwa ada teror yang mengintai saat olahraga pagi, terutama di daerah yang biasa dilintasi atau dekat-dekat dengan penggemar dugem yang pulang pagi.  Begitu pun dengan kejadian yang menimpa Bripda Laga Prasetya ,  Aipda Supriyanto ,  atau salah satu korban dari mobil yang dikendarai Novi Amalia ternyata polisi, dsb .  Hati-hati berlalulintas dini hari dan pagi hari, terutama di jalur yang biasa dilewati geng motor, tukang dugem, atau seputaran daerah dugem.

Mudah2an polisi menyadari bahwa disamping Teror ( Setan vs Setan dan Setan yang sesungguhnya tertawa terbahak-bahak ) spt ilustrasi di atas, juga menyadari terdapat “teror lain”, sebagaimana  merenggut pula banyak para polisi yang aktip yang tengah menjalankan tugas.

Missile Berawak

tragedi colorado AS

Di Indonesia, terdapat banyak sejenis “peluru kendali” berserakan dengan berbagai kaliber, dengan bagian depan proyektilnya  berukuran  1m x 2.5m atau mendekati itu. Bagian dalam peluru dilengkapi dengan alat canggil yang mampu untuk mengarahkan ( controller, driver, sensor, dsb).  Peluru sebesar ini tentu saja mampu menewaskan LEBIH dari SATU.   Keberadaan “peluru kendali” berkaliber besar, sempat menjadi pemberitaan di beberapa stasiun TV.  banyak instagram yang bergambarkan kecepatan “peluru kendali” ini dengan kecepatan  GAS PUOLLLL .

Pak Mario Teguh pada Minggu malam 15 September 2013, mengingatkan adanya “peluru” jenis ini banyak dikendalikan oleh anak2 akibat orangtua yang “lalai” atau memanjakan anak sebagai konpensasi kasih sayang dan kecintaan karena sibuk atau alasan lain. Hati2, karena begitu banyak TERORIS disepajang jalan.  Bagaimana polisi Indonesia menyikapi “teror” jenis seperti ini, silakan dicermati. Menurut Okezone, selama tahun lalu saja ( 2012 ), hanya di jalan tol saja, jumlah korban meninggal 162 orang.

Kita hanya bisa berharap, mudah2an keluarga yang diberikan kelebihan finansiil dan menggadang anaknya jago ngebut, tirulah contoh yang ada, misal Ananda Mikkola, Alexandra Asmasoebrata.  Kalau pun ada keinginan dikelilingi cewek2 cantik atau popularitas mendunia, maka karir seperti Ananda dan Aelxandra juga digelimangi dengan berbagai aroma cewek cantik/cowok ganteng dan popularitas yang bisa mendunia.

Ya …… Emangbegitu.

Scroll To Top