Sekilas Info
Home | Inspirasi | Gaya Hidup | YANG TERPOTRET ……………………………………………………………. JAVA OVERLAND 2016 (1)

YANG TERPOTRET ……………………………………………………………. JAVA OVERLAND 2016 (1)

Jika dibandingkan dengan rute perjalanan bersama keluarga 12 days EuropeMaka dalam perjalanan Java Overland  kali ini (Jan Feb 2016 ini) pun menikmati hal serupa. Bedanya, tanpa passport dan change currencies  ……. nikmat dan indahnya negriku – Indonesia.

Rute perjalanan 12 days Europe menikmati lokasi wisata dengan dua type : ada daerah yang terindah dan udaranya cool – seputar Perancis, Swiss, Autria dan Netherland, ada juga yang monumental dengan udara  panas – seputar Italia, Roma dan Venice.

Beauty n Cool..  …….. sekedar remind atau untuk memudahkan perbandingan saja.

Keempat negara ini (Perancis, Swiss, Austria dan Netherland) luasnya masing2 mungkin kurang lebih setara dengan luas propinsi Jateng DIY atau Jatim Madura.

Indahnya Alam AustriaKetiganya memiliki alam yang indah dan masyarakat yang sudah siap menjadi tujuan wisata.

Ada pemandangan alam yang indah, bahkan bagi turis yang negrinya tak pernah bersalju, dan belum pernah berkunjung atau tidak pernah tinggal di negri itu, bisa dikatakan, ini sebagai sestau yang wonderful.

Ada juga pengelolaan landmark yang menurutku layak menjadi rujukan bagia siapa saja yang ingin mengelola wisata “artefact”.

Paris artefactTatakotanya sepertinya amat ketat penerapan RUTR-nya.

Mungkin disana tidak ada sogokan atau pada, kepada petugas/pejabat administratur kotapraja setempat ?

Saya tidak tahu. Yang jelas kotanya tertata rapi.

Saya juga tidak sempat bertanya ke penduduk setempat, kecuali kepada pemandou lokal.

Apakah kotanya memberikan kebahagiaan pada para penduduknya dengan cara pengelolaan ketat seperti itu ?

Danau di AustriaSaya tidak paham benar.

Namun secara visual, pemandangan dan pelayanannya secara umum bagus

(mungkin karena taripnya pikniknya ???).

Kesejukannya mirip dengan perjalanan ke kompleks makam pak Harto di Astana Giribangun Karanganyar, atau perbukitan di atas Tawangmangu sampai daerah wisata Telaga Sarangan,  pas banyak kabut di musim peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Monumental n Hot . ….. juga sekedar untuk memudahkan perbandingan saja.

Europe Overland yang memiliki daerah panas, namun berbagai bangunan monumental dikelola dengan baik untuk menjadi tujuan wisata antara lain : Italia, Roma, dan Venice.

Italia 35 eItalia dan Roma  itu ada menara Pisa, ada amphiteatre, ……ada juga negri mungil bernama Vatican.

Bagi ummat katolik, Vatican amat diketahuinya karena disana ada gereja Bassilica Santo Petrus yang menjadi pusatnya.

Saat itu memang bukan musim dingin, kami jalan2 pada pertengahan tahu – liburan anak sekolah.  Dulu saya nggak begitu yakin, kenapa bule2 di negrinya di musim panas kok berlaku “kampungan” berendam di taman kota yang ada pancuran dan kolamnya.

Italia 71 eSaat itu juga, saya yakin bahwa Italia (meski di Eropa) ternyata mirip negri kita – Indonesia  : panaass dan terik.

Pantas saja kuliner mereka memiliki citarasa yang beragam dengan bumbu yang tidak monotone (tidak sekedar garam, lada, itu2 saja).

Seputar menara Pisa, misalnya, udaranya sangat panas.

Mirip udara di kompleks makam Gus Dur di Jombang maupun kompleks makam Bung Karno  di Blitar – siang bolong pas terang benderang.

Italia 92 eBagi yang memiliki kulit sensitip tetrhadap sinar matahari, maka dalam waktu bersuka cita di lapangan hijau dekat menara pisa, dijamin kulit menjadi lebih gelap.

 Sementara Venesia atau Venice, memang kota (yang terendam) air. Udaranya sama dengan saat berada di seputar menara pisa. Panaaas…

Kanal-2 yang ada terhubung satu dengan yang lain, mirip lorong2 di Bandung, Surabaya.

Konon, kanal-2 itu dulunya adalah lorong2 jalan.

Heran dan indah menyusuri “lorong2″ itu dengan gondola.

Herannya adalah lha kok muahal sekali naik “prahu gethel sing melah bule”.

Ke-”heran”-an itu terlupakan dengan keindahan bangunan momumen yang dikelola secara apik.

Syukur. Meski demikian, ternyata negri kita juga memiliki lokasi2 yang indah dan menyenangkan.

Perjalanan tanpa direpotkan mengurus passport, ganti mata uang, ganti2 bahasanya.

SyukurDi negri lain, tancap gas 2 jam, sudah harus tunjukan passport, ganti mata uang, bahasanya ganti. Di negri kita, tancap gas 8 jam tambah nyebrang tambah terbang selama dalam 3 time band Sabang Mreauke, kita tidak direpotkan dengan urusan2 seperti itu.

Sepantasnya kita bersyukur, Allah menghadirkan manusia2 pendahulu kita dan memberikan ilmu membuat konsep Soempah Pemoeda.

Hukumnya orang tidak mau bersyukur (disebut manusia kufur), amat jelas. Simak sendiri di kitab suci.

Konon, ………….. negri lain “ngiler” pengin seperti itu.

Ngiler rapopo, sing penting rangobok-obok, rangadu jangkrik, rangracuni penyimpangan sex, rangapusi soal tambang mineral, radadi provokator…..

Wes embuh Alhamdulillah duh Gustiiiiiiii, matur nuwun Indonesia rukun damai sentosa, subur makmur, baldatun robbun ghofururohim …… sampai gak iso diitung uakeh-e nikmat saka Allah.

begitu apa begitu ya ?

Ya Emangbegitu.

 

 

 

 

Scroll To Top